Teknik Pengelasan SMAW

Sejarah Las SMAW atau Las Listrik  

Pengelasan dengan listrik pertama kali ditemukan oleh Nikolay Nikolayevich Benardos (1842–1905) dari Rusia pada tahun 1881. percobaan pertama dilakukannya dengan cara hubungan singkat antara kutup positif dan kutub negatif dari sebuah baterai, dimana pada ujung kutup positif  diberi batu arang batang dan pada kutup negatif dihubungkan dengan logam besi, kemudian digoreskan ke kutup negatif dan terjadi bunga (busur) api. Busur api yang terjadi mencairkan logam besi dan batu arang.
Hasil pengelasan dengan batu arang masih kurang kuat, sehingga pada tahun 1888 seorang ahli metalurgi dari Rusia bernama Slavianoff (1854 – 1897) mencoba menggantikan batu arang sebagai elektroda dengan batangan logam besi yang titik cairnya lebih rendah dan hasilnya lebih baik/kuat dari percobaan yang dilakukan oleh Benardos. Dan pada tahun 1907 seorang ahli metalurgi dari Jerman bernama Kjellberg mengembangkan elektroda dari logam yang dilapisi dengan pembalut yang dapat menetralisir busur api sekaligus dapat memperbaiki struktur logam yang dilas yang sekarang disebut las busur listrik elektroda bersalut atau Shielded metal arc welding (SMAW) dan juga disebut dengan manual metal arc welding (MMA or MMAW).

Pengertian Teknik Pengelasan SMAW

Teknik Pengelasan SMAW adalah Suatu proses penyambungan logam dengan cara mencairkan logam dasar dan bahan tambah yang homogen dengan menggunakan busur listrik.
Pada proses pengelasan SMAW elektroda atau bahan tambah juga ikut mencair dan berpadu dengan bahan dasar atau bagian yang dilas.

Artikel berikut ini adalah materi tentang Teknik Pengelasan SMAW

0 Response to "Teknik Pengelasan SMAW"

Posting Komentar