Peralatan Las Busur Manual (SMAW) bagian 1

Peralatan las busur manual dibagi menjadi dua kelompok, yaitu: 
Peralatan Utama dan Peralatan Bantu.

Peralatan Utama Las SMAW

Peralatan utama adalah suatu perangkat/kesatuan yang terhubung dengan mesin las yang dapat difungsikan untuk menghasilkan busur listrik.

Daftar Peralatan Utama
a. Trafo las atau mesin Las
b. Kabel tenaga
c. Kabel las
d. Penjepit/pemegang elektroda
e. Penjepit massa

a. Trafo las atau mesin Las

Sumber tenaga listrik untuk pesawat las dapat diperoleh secara mekanik melalui generator yang digerakkan oleh motor atau sudah merupakan jaringan dari PLN.
Sesuai dengan arus las yang dikeluarkan oleh pesawat las, maka pesawat las dapat dibedakan : 
Pesawat las arus searah (DC – Welder)
Pesawat las arus bolak-balik (AC – Welder)
Pesawat las arus ganda (AC/DC – Welder)

b. Kabel Tenaga

Kabel yang menghubungkan jaringan tenaga (power supply) dengan mesin las. Jumlah kawat dalam kabel tenaga disesuaikan dengan jumlah phasa mesin las ditambah satu kawat sebagai hubungan massa tanah (ground) dari mesin las.

c. Kabel Las

Kabel yang dipergunakan untuk keperluan mengelas terdiri dari dua buah kabel yang masing-masing ujungnya dihubungkan dengan penjepit elektroda dan penjepit masa. Inti kabel  las terdiri dari kawat – kawat halus (kabel inti banyak) dihubungkan dengan bahan isolasi yang tahan arus dan tidak mudah sobek atau rusak. Kabel  las harus  kuat, lemas tidak kaku dan mudah digulung.
Penggunaan kabel las pada mesin las harus disesuaikan dengan kapasitas arus maximum mesin las.Makin panjang dan makin kecil diameter kabel makin besar tahanan / hambatan arus yang terjadi pada kabel, sedangkan bila makin pendek dan besar diameter kabel makin kecil hambatan yang terjadi.

d. Pemegang Elektroda

Pemegang elektroda (electrode holder) dibuat dari bahan penghatar arus yang baik ialah tembaga atau paduan – paduan tembaga.
Bagian pegangan penjepit elektroda dibungkus dengan bahan isolasi yang tahan arus listrik dan tahan panas seperti ebornit atau karet campuran.
Mulut penjepit hendaknya dapat menjepit elektroda dengan kokoh dan keadaannya selalu harus bersih agar tidak lekas panas dan hambatan arus yang terjadi sekecil mungkin.

e. Klem Massa

Untuk menghubungkan kabel las ke massa atau benda / meja kerja dipergunakan klem massa. Bahan untuk klem massa terbuat dari bahan penghantar listrik yang baik.
Klem massa harus diikat kuat pada benda kerja atau meja kerja yang bersih, ikatan yang tidak kuat akan menimbulkan percikan api dan penjepit massa akan menjadi panas dan menempel pada benda/meja kerja.

Bersambung ke:

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Peralatan Las Busur Manual (SMAW) bagian 1"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel