Peralatan Las GMAW (Bagian 3)

Pada Artikel sebelumnya yaitu Peralatan Las GMAW (Bagian 1) dan Peralatan Las GMAW (Bagian 2) kita telah membahas tentang Mesin las, Wire feeder dan Welding Gun.
Dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang Gas Pelindung (Shielding Gas).

Gas Pelindung (Shielding Gas)

Lancarnya aliran gas pelindung ke area pengelasan pada saat proses pekerjaan GMAW sangatlah penting untuk mendapatkan hasil pengelasan yang memiliki kualitas tinggi, proses GMAW membutuhkan sebuah regulator untuk mengukur dan memastikan besaran aliran gas pelindung ke area pengelasan dalam tahap cukup, tidak kurang dan tidak juga berlebihan, pada regulator ini biasanya terdapat dua macam ukuran yang dapat dibaca oleh welder, yaitu pertama adalah besaran tekanan yang terdapat pada silinder dan hal tersebut dapat juga diartikan berapa volume sisa gas yang terdapat pada silinder tersebut, dan yang kedua adalah untuk mengukur besaran untuk aliran gas pelindung yang keluar dari silinder. Tingkatan gas pelindung yang keluar dari silinder diukur dalam cubic feet per hour (cfh) atau liters per minute (L/min).
Sebuah selang gas tersambung antara regulator ke selenoid gas di wire feeder, lalu sebuah selang tersambung pada bagian depan wire feeder ke arah welding torch. Tingkat konsumsi gas pelindung untuk short circuiting transfer baik untuk gas CO2 maupun gas campuran biasanya antara 25 – 30 cfh (12 – 17 L/min). untuk globular transfer atau axial spray transfer tingkat konsumsi gas pelindung antara 35 – 50 cfh (17 – 21 L/min). prosedur khusus dilakukan pada pekerjaan yang menggunakan diameter kawat las yang lebih besar dari 1,6 mm dikarenakan membutuhkan konsumsi gas yang lebih besar. Juga untuk penggunaan gas helium dikarenakan memiliki kepadatan yang rendah untuk menghasilkan hasil las yang bagus diharuskan menggunakan konsumsi gas yang lebih tinggi dari yang disebutkan diatas.

   Jenis-jenis Gas Pelindung

Gas-gas pelindung untuk MIG ( metal inert gas ) adalah pelindung untuk mempertahankan atau menjaga stabilitas busur dan perlindungan cairan logam las dari kontaminasi selama pengelasan, terutama dari atmosfir dan pengotoran dearah las. Fungsi utama gas pelindung adalah untuk membentuk sekeliling daerah pengelasan dengan media pelindung yang tidak bereaksi dengan daerah las tersebut. Sedangkan menurut “ sri widharto “ fungsi utama dari gas lindung adalah mengusir mengusir udara di sekitar busur dan kolam las agar tidak bersinggungan dengan cairan metal untuk mencegah terjadinya proses oksidasi metal tersebut oleh oksigen dalam udara.

1. Jenis jenis gas pelindung 

Jenis gas pelindung yang digunakan untuk mengelas baja karbon dan baja paduan adalah sebagai berikut : 

a. Gas argon 

Argon adalah jenis gas pelindung yang digunakan secara sendiri atau dicampur dengan gas lainnya untuk mencapai karakteristik busur  yang diinginkan pada pross pengelasan logam fero maupun non-fero. Hampir semua proses pengelasan GMAW dapat menggunakan gas argon atau campuran gas argon untuk mendapatkan mampu las, properti mekanik, karakteristik busur dan produktifitas yang baik. Gas argon digunakan secara sendiri tanpa campuran untuk proses pengelasan logam non-fero, seperti alumunium, paduan nikel, paduan tembaga, dan lainnya. Gas argon dapat menghasilkan stabilitas busur yang baik pada pengelasan busur spray, dan menghasilkan penetrasi serta bentuk bead weld yang baik. Ketika menggunakan logam fero, gas argon biasanya dicampur dengan gas lainnya sperti oksigen, dan helium. Potensi ionisasi yang rendah dari gas argon, menghasilkan kestabilan busur yang superior “riswan dwi jatmiko “.

b. Gas helium 

Helium adalah gas peliundung yang digunakan untuk aplikasi 
pengelasan yang membutuhkan masukan panas (heat input) yang lebih besar untuk meningkatkan bead wetting, penetrasi yang lebih dalam dan kecepatan pngelasan yang lebih cepat. 

c. Karbondioksida  

Gas karbon dioksida umumnya digunakan  untuk proses pengelasan untuk logam fero. Kelebihan dari gas pelindung karbon dioksida adalah kecepatan pengelasan yang cepat dan penetrasi yang lebih dalam. Gas karbon dioksida juga dapat dicampur dengan gas pelindung lainnya untuk menambah karakteristik kimia gas tersebut.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Peralatan Las GMAW (Bagian 3)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel