Elektroda Las SMAW



Prosedur pengelasan secara umum sangat sederhana dalam pengamatan sehari-hari,, tetapi secara khusus di dalamya banyak terdapat masalah yang harus di atasi, dimana  mengatasi permasalahan memerlukan bermacam-macam pengetahuan, karena dalam pengelasan, pengetahuan harus turut serta dalam aplikasi pekerjaan pengelasan. Secara terperinci dapat dikatakan bahwa dalam perancangan konstruksi baja untuk bangunan dan mesin dengan menggunakan sambungan las harus di rencanakan cara teknik pengelasan , pemeriksaan hasil  pengelasan, jenis mesin las, jenis bahan yang dilas, berdasarkan fungsi dari bagian-bagian konstruksi yang dirancang, banyak terdapat jenis material atau baja yang perbedaan dan komposisi logamnya tergantung pada paduan-paduannya. Semua elektroda las harus dipilih berdasarkan komposisi bajanya dan berdasarkan benda apa yang akan dilas.
Berdasarkan uraian diatas, permasalahannya adalah bagaimana menentukan  dalam memilih elektroda yang tepat pada suatu perencanaan pengelasan dengan menggunakan  las SMAW (Shielded metal arc welding) sehingga kekuatan dari hasil pengelasan atau sambungan dapat sesuai yang di harapkan.

1. Fungsi Elektroda

Elektroda las atau batang las berfungsi sebagai pembakar yang menimbulkan busur api sekaligus sebagai bahan tambah karena batang elektroda melebur bersama dengan logam yang di las, berpadu menjadi kampuh las atau sambungan. Elektroda las terdiri dari 2 (dua) macam yakni: elektroda yang tidak bersalut ( tanpa salutan) dan yang bersalut ( coated electrodes).

Elektroda bersalut ini terdiri dari bagian inti dan pelindung atau salutan. Pelapisan salutan dapat di lakukan dengan cara di semprot, celup atau destrusi. Tujuannya dibuatnya salutan agar pada saat elektroda terbakar akan menghasilkan gas C02 dengan tujuan melindungi cairan  las, lapis pelindung gas oksidasi sewaktu terbakar menjadi cair dan sekaligus menghasilkan gas yang cukup banyak sehingga melindungi kawah las sementara proses pengelasan berlangsung.Selanjutnya cairan zat salutan pelindung tersebut ikut mengalir ke dalam kawah las dan karena berat  jenisnya lebih kecil dari pada logam las maka cairan salutan pelindung tersebut mengapung di atas permukaan kawah las dan selanjutnya menutupi/ melindungi jalur/ rigi las yang terjadi setelah cairan logam las  membeku. Cairan salutan pelindung ikut membeku dan berubah menjadi lapisan terak  yang keras dan rapuh, lazim disebut slag. Slag ini bersifat mudah pecah apabila mendingin sehingga mempermudah pembuangannya setelah fungsi perlindungannya tidak diperlukan lagi.

Butir pelindung oxidasi sebenarnya juga terbuat dari unsur kimia  yang sama dengan lapisan pelindung, yakni mencair dan mengapung di atas cairan logam dan bersama-sama membeku serta sekaligus menutupi jalur las yang terjadi di bawah tumpukan butir-butir pelindung oksidasi yang tidak mencair. Jadi seandainya butir-butir tersebut terhembus  pergi sewaktu jalur las belum mendingin, maka dijamin tidak akan terjadi proses oxidasi logam las karena lindungan lapisan terak tersebut, maka bahan las akan mengalami oxidsi sehingga akan mempengaruhi sifat mekanisme dari logam las. Gambar berikut memperlihatkan penggunaan elektroda bersalut dalam pengelasan SMAW

2. Bentuk umum dari batang elektroda las sebagai berikut:

  1. Terasnya (intinya) terbuat dari logam: besi, baja, besi tuang, alumunium, perunggu, steinless steel atau logam lainnya, tergantung dari pemakaian elektroda tersebut akan dipakai untuk mengelas apa.
  2. Bagian luar dari inti logam yang berbentuk bulat kawat diberi pembungkus (salutan) yang melekat dengan baik. Pembungkus(salutan) sangat besar hasilnya terhadap hasil las. Sesuai sifat –sifat khusus dari tiap jenis logam dan jenis sambungan yang akan dilas, salutan tadi di buat dari unsur kimia, sesuai sifat yang harus di capai .
  3. Elektroda (batang) las di buat dengan ukuran panjang antara 350 mm  sampai 450mm tergantung dari  pabrik pembuatnya.
  4. Ukuran garis tengah elektroda las yang di sebutkan adalah ukuran garis tengah kawat intinya (logamnya).
  5. Kira-kira 2  sampai 4 cm pada bagian pangkalnya segaja tidak di bungkus dengan maksud untuk tempat yang akan di jepitkan pada tang las pada waktu di pakai untuk mengelas.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Elektroda Las SMAW"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel